Cuaca Ekstrem, Nelayan di Sibolga Mulai Batasi Aktivitas Melaut
Bang479 – Sibolga, Sumatera Utara — Sejumlah nelayan di kawasan pesisir Sibolga memilih membatasi aktivitas melaut sejak dua hari terakhir akibat tingginya gelombang di perairan barat Sumatra. Kondisi tersebut dipicu oleh perubahan cuaca yang terpantau meningkat sejak awal pekan.
Para nelayan mengaku gelombang mencapai ketinggian yang tidak biasa, sehingga mereka memutuskan untuk mengutamakan keselamatan. Beberapa kapal kecil terlihat masih bersandar di dermaga, menunggu kondisi laut kembali stabil.
Saipul, salah satu nelayan di Kelurahan Aek Manis, mengatakan bahwa keputusan untuk tidak melaut dilakukan setelah menerima informasi peringatan dini dari pihak Badan Meteorologi. “Airnya lagi naik dan angin cukup kencang. Kami tunggu cuaca membaik supaya aman,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Perikanan Sibolga terus memantau kondisi dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati. Mereka mengingatkan nelayan untuk mengecek informasi cuaca sebelum berangkat ke laut.
Meski aktivitas melaut menurun, pasar ikan di Sibolga masih beroperasi. Namun persediaan ikan harian mengalami penurunan karena suplai yang berkurang. Para pedagang berharap kondisi cuaca segera normal agar rantai pasokan kembali lancar.
Pemerintah daerah meminta masyarakat pesisir tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi serta menjaga keselamatan selama cuaca ekstrem berlangsung.






