Beranda / Perang thailand / Ribuan Warga Cari Tempat Aman Setelah Bentrokan di Perbatasan Kamboja–Thailand

Ribuan Warga Cari Tempat Aman Setelah Bentrokan di Perbatasan Kamboja–Thailand

Bentrokan Keras Meletus di Perbatasan, Pasukan Kamboja dan Thailand Sama-Sama Kerahkan Kekuatan Tambahan

Bang479 – Ketegangan di perbatasan Kamboja–Thailand meningkat cepat setelah pasukan kedua negara saling menembak di kawasan perbukitan Phnom Thmor pada Senin pagi. Unit patroli Kamboja melaporkan bahwa mereka melihat gerakan pasukan Thailand di area yang masih menjadi sengketa, lalu mereka mendekat untuk melakukan pengecekan. Thailand kemudian merespons dengan tembakan peringatan, dan baku tembak pun terjadi selama hampir satu jam.

Warga Mengungsi Setelah Mendengar Suara Ledakan

Pemerintah daerah di Kamboja segera mengajak lebih dari 2.800 warga untuk mengungsi ke sekolah dan balai desa. Para relawan membagikan makanan dan air minum untuk memenuhi kebutuhan darurat. Di sisi Thailand, aparat keamanan juga mengarahkan lebih dari 1.200 warga menuju zona aman.

“Kami langsung berlari keluar rumah ketika suara dentuman terdengar,” kata Chanrith, penduduk desa yang kini tinggal di tempat penampungan.

Kamboja dan Thailand Saling Ajukan Tuduhan

Kementerian Pertahanan Kamboja menuduh pasukan Thailand mendorong garis patroli mereka terlalu jauh ke wilayah sengketa. Thailand membantah pernyataan itu dan menegaskan bahwa unit Kamboja mendekati pos mereka tanpa pemberitahuan, sehingga mereka merasa perlu melepaskan tembakan peringatan.

“Kami mempertahankan wilayah kami dan mengikuti protokol,” ujar Kol. Praneet, juru bicara militer Thailand.

Komandan Lapangan Berencana Bertemu

Setelah insiden tersebut, komandan kedua negara berkomunikasi melalui saluran darurat. Mereka sepakat untuk mengirim tim teknis guna menilai ulang batas patroli. ASEAN juga menawarkan tim pengamat untuk memantau situasi jika diperlukan.

Di kawasan pasar Poipet dan Aranyaprathet, pelaku usaha menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Mereka menunggu situasi kembali aman sebelum membuka jalur logistik.

Militer Perketat Pengamanan, Namun Upaya Diplomasi Berjalan

Militer Kamboja menambah jumlah personel untuk menjaga desa-desa dekat garis depan. Thailand melakukan hal yang sama di sisi timur mereka. Meski begitu, kedua negara tetap menyatakan komitmen untuk menyelesaikan masalah melalui dialog.

Berita terkini

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link JP